Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Purworejo Ajak Generasi Muda Kawal Demokrasi

sosialisasi

Anggota Bawaslu Kabupaten Purworejo Widya Astuti memberikan sosialisasi kepada pemilih pemula siswa SMK Negeri 4 Purworejo. Sosialisasi diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol). (Foto: Humas Bawaslu Purworejo)

PURWOREJO - Anggota Bawaslu Kabupaten Purworejo Widya Astuti, mengajak generasi muda untuk menentukan arah dan keberlangsungan demokrasi di Indonesia. Menurutnya, pemilih pemula memiliki peran strategis serta menjadi kelompok sasaran yang sangat krusial dalam setiap pelaksanaan Pemilihan Umum. 

Hal itu disampaikan saat sosialisasi yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Purworejo di SMK Negeri 4 Purworejo pada Rabu 7 Oktober 2026. Kegiatan ini diikuti oleh puluhan siswa-siswi yang merupakan pemilih pemula.

"Jumlah pemilih pemula dalam setiap Pemilu cukup besar. Karena baru pertama kali memilih, maka perlu diberi arahan yang baik agar memiliki pemahaman yang baik pula terhadap demokrasi," ujar Widya di hadapan para siswa. 

Lebih lanjut, Widya menyampaikan bahwa para siswa merupakan generasi penerus yang akan memegang tampuk kepemimpinan di masa mendatang. Oleh karena itu, mengenali pandangan serta kebutuhan para siswa menjadi hal penting untuk membekali masa depan bangsa. 

"Kalian adalah para calon pemimpin masa depan. Oleh karena itu, dengan mendengar dan memahami pandangan kalian tentang demokrasi, kami dapat memberikan apa yang kalian butuhkan sebagai bekal menghadapi masa depan," tegas Widya di hadapan para siswa.

Selain memberikan pemahaman mendasar mengenai asas dan prinsip Penyelenggaraan Pemilu yang Langsung, Umum, Bebas, Rahasia, Jujur, dan Adil (Luber Jurdil), Widya juga memaparkan berbagai tantangan yang dihadapi pemilih pemula, seperti risiko politik uang, isu netralitas, hingga maraknya berita bohong (hoaks) serta ujaran kebencian di media sosial. 

Di akhir sesi, Widya mengajak seluruh peserta untuk tidak hanya sekadar menggunakan hak pilihnya di TPS, tetapi juga turut aktif mengawasi jalannya proses demokrasi melalui pengawasan partisipatif.

Penulis: M Noorzy A M | Editor: Gumido