Lompat ke isi utama

Berita

250 PPPK Bawaslu Se Jateng Ikuti Orientasi 2026

orientasi

PURWOREJO – Bawaslu Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan Pembukaan Kegiatan Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) secara daring pada tanggal 29 Juli s.d 5 Agustus 2026. Kegiatan yang diikuti sekitar 250 peserta di seluruh Bawaslu kabupaten/kota se Jawa Tengah sebagai pembekalan pegawai dalam pemahaman tata organisasi, budaya kerja, serta nilai dasar ASN.

Pembelajaran selama orientasi berlangsung secara asynchronous, peserta juga memanfaatkan Learning Management System (LMS) sebagai sarana pembelajaran dan pengembangan kompetensi.

Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, Yessi Yunius, orientasi ini merupakan tahapan penting untuk mengenalkan tata organisasi dan budaya kerja di lingkungan Bawaslu. Melalui kegiatan ini, ASN PPPK diharapkan mampu menerapkan sikap ASN BerAKHLAK dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

“Orientasi ini menjadi bagian dari peningkatan kapasitas ASN agar mampu mewujudkan pelayanan publik yang berintegritas dan profesional,” ujarnya saat membuka orientasi pada Rabu (29/07/2026).

Menurut, Kepala Puslitbangdiklat Bawaslu Roy M. Siagian, menjadi ASN di lingkungan Bawaslu bukanlah tugas yang ringan. Bawaslu tidak hanya menjalankan fungsi pengawasan pada saat tahapan pemilu berlangsung, tetapi juga berperan menjaga demokrasi dan kepercayaan publik terhadap proses demokrasi.

“ASN Bawaslu harus berintegritas dan profesional. Kami berharap ASN PPPK menjadi spirit baru bagi Bawaslu, tidak hanya menjalankan tugas administrasi, tetapi juga menjadi supporting system yang penting dalam membantu pimpinan menjalankan tugas pengawasan,” katanya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, M. Amin, menyampaikan orientasi merupakan bagian penting dalam pengembangan kompetensi ASN di lingkungan Bawaslu. Ia meminta kepada peserta untuk mengikuti seluruh rangkaian orientasi dengan sungguh-sungguh karena menjadi bagian dari proses penilaian ke depan.

“PPPK harus mampu menjadi pelayan publik yang baik serta menjaga netralitas. Kita tidak bisa terpisah dari masyarakat. Semangat bersama rakyat awasi pemilu, bersama bawaslu tegakkan keadilan pemilu bukan sekadar slogan, tetapi memiliki makna mendalam dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.

Penulis: Gumido | Editor: M Noorzy A
Humas Bawaslu Purworejo