Anak Muda Diminta Aktif Berpolitik
|
PURWOREJO – Ketua Bawaslu Purworejo, Purnomosidi, menegaskan keterlibatan aktif generasi muda dalam politik sebagai bagian penting dalam bertanggungjawab terhadap sejarah bangsa. Generasi muda memiliki peran strategis di momentum penting perjalanan kebangsaan Indonesia.
Menurutnya, anak muda perlu memiliki kesadaran politik yang utuh dan tidak memandang politik semata-mata sebagai urusan kekuasaan. Hal itu disampaikannya pada Senin 19 Januari 2026 di Kantor Bawaslu Purworejo.
“Politik hari ini harus dipahami sebagai sesuatu yang menyangkut hajat hidup orang banyak. Sebab setiap keputusan dari sikap berpolitik itu berdampak pada kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut Purnomosidi menilai, keterlibatan anak muda juga penting dalam ranah politik kekuasaan. Termasuk berkecimpung dalam partai politik maupun lembaga pengawasan pemilu. Ia menilai generasi muda merupakan kelompok yang relative masih jernih, progresif, dan belum terkontaminasi oleh kepentingan pragmatis.
“Kalau generasi muda menjauh dari politik, justru akan terjadi kevakuman kekuatan dalam mendorong perubahan. Padahal anak muda adalah agen perubahan yang dapat memoderasi bahkan mengakselerasi perubahan kearah yang lebih baik,” tuturnya.
Ia berharap, kesadaran politik generasi muda terus tumbuh sehingga mereka mampu mengambil peran aktif dalam demokrasi. Menurutnya, ketika anak muda menyadari kehadirannya sebagai bagian dari tanggung jawab Sejarah, dampaknya akan sangat signifikan bagi masa depan bangsa Indonesia.
Sementara itu ia menambahkan, saat ini masih banyak anak muda yang belum terlibat aktif dalam forum-forum pengambilan keputusan. “Seringkali anak muda justru jauh dari hiruk pikuk seperti rapat-rapat yang membahas kesejahteraan masyarakatnya sendiri,” jelasnya.
Untuk mewujudkan kesejahteraan itu maka dibutuhkan partisipasi politik anak muda yang dapat dimulai dari lingkungan terdekat. Misalnya terlibat dalam pengambilan keputusan di tingkat desa.
Penulis: Muhammad Noorzy Azis Maulana | Editor: Gumido