Lompat ke isi utama

Berita

Ngabuburit Pengawasan Sebagai Penguat Spirit Demokrasi

take shoot

Ilustrasi pembuatan video ngabuburit pengawasan.

Sembari menunggu buka puasa, Bawaslu punya progam menarik yakni Ngabuburit Pengawasan. Progam itu secara massif di selenggarakan di seluruh jajaran Bawaslu, termasuk Bawaslu Purworejo.

Tahun 2026 progam Ngabuburit Pengawasan berlangsung di masa non tahapan pemilu menjadi momentum refleksi kelembagaan Bawaslu sekaligus penguatan tugas dan fungsi, serta konsolidasi menuju pemilu 2029.

Hal itu disampaikan Anggota Bawaslu Purworejo Widya Astuti, pada Selasa 24 Februari 2026 di kantornya. Dia mengatakan progam tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Edaran (SE) Nomor 4 Tahun 2026 tentang pelaksanaan kegiatan ngabuburit pengasan dalam rangka penguatan spirit kelembagaan Bawaslu.

Menurut Widya, progam Ngabuburit Pengawasan di Bulan Ramadhan jadi ruang edukasi kepemiluan yang diselenggarakan dengan pendekatan religius. "Kegiatannya dilaksanakan menjelang waktu Magrib," jelasnya.

Lebih lanjut dikatakan, ada tiga metode dalam pelaksanaannya yakni secara luring di kantor Bawaslu, daring melalui live streaming ataupun rekaman, dan hybrid yang menggabungkan keduanya. "Bawaslu Purworejo memutuskan untuk menggunakan metode daring yang tayang di media social lembaga. Mungkin nanti sekali diadakan secara luring," jelasnya.

Koordinator Divisi Organisasi dan SDM Siti Dangiatus Sholikhah menambahkan, ada lima tema besar yang diambil. Yakni tata Kelola Kelembagaan Pengawasan Pemilu, SDM pengawas pemilu, dan lain sebagainya. "Termasuk tema lainnya yang berkaitan dengan penguatan dan konsolidasi demokrasi," kata Ida.

Ia berharap, progam tersebut menjadi ruang penguatan spiritualitas dan kelembagaan dalam menghadapi tantangan demokrasi electoral di tahun mendatang.

Penulis: Gumido | Editor: Umi Zuh'ro