Lompat ke isi utama

Berita

Personil Pengawas Ad Hoc Didominasi Lulusan SMA

pengawasan

Ilustrasi pengawasan di tingkat TPS.

PURWOREJO – Jenjang pendidikan personil pengawasan ad hoc pada pemilu dan pemilihan serentak tahun 2024 di Bawaslu Kabupaten Purworejo didominasi lulusan tingkat SMA/SMK sederajat. Jumlahnya lebih dari 70 persen yang tersebar di berbagai tingkatan mulai pengawas di kecamatan, kelurahan/desa, hingga TPS.

Hal itu disampaikan Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia, Organisasi, Pendidikan dan Pelatihan (SDMO Diklat) Siti Dangiatus Sholikhah, S.Sos pada Senin 19 Januari 2026 di kantornya.

Ia menyebutkan, pada Pemilu 2024 keseluruhan jumlah pengawas adhoc sebanyak 3.537 orang. Personil dengan jenjang pendidikan SMA/SMK sederajat mencapai 2.771 orang atau 78,34 persen. Pengawas dengan jenjang pendidikan D1 hingga D4 sebanyak 186 orang atau 5,26 persen. Pengawas dengan jenjang Pendidikan S1 sederajat sebanyak 565 orang atau 15,97 persen.

Pada pengawasan Pemilihan 2024 jumlah personal pengawas adhoc sebanyak 1.934 orang. Personil dengan jenjang pendidikan SMA/SMK sederajat sebanyak 1.449 orang atau 74,92 persen. Jenjang pendidikan D1 hingga D4 sebanyak 101 orang atau 5,22 persen.  Jenjang S1 sederajat berjumlah 377 orang atau 19,49 persen. Dan jenjang S2 ada 7 orang.

Menurutnya Ida, pengawas dengan jenjang SMA/SMK itu merupakan potret riil partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu dan pemilihan. “Meski demikian, masih ada pengawas dengan jenjang pendidikan S2 dan S3 dengan jumlah yang sangat terbatas,“ kata Ida.

Lebih lanjut ia menilai bahwa, latar belakang pendidikan tidak menjadi satu-satunya tolok ukur kualitas pengawas. “Integritas, komitmen, serta pemahaman terhadap regulasi justru menjadi faktor utama dalam menjalankan tugas pengawasan,” katanya.

Pada pemilu dan pemilihan mendatang, kata Ida, Bawaslu akan melakukan sosialisasi secara lebih luas untuk menjaring minat masyarakat menjadi pengawas ad hoc. “Kami berharap SDM pengawas dengan jenjang pendidikan perguruan tinggi meningkat,” jelasnya.

Penulis: Siti Dangiatus Sholikhah | Editor: Gumido